Pembuatan Start-Up Ekspor oleh Mahasiswa Kimia Universitas Pertamina dibawah Kementrian Perdagangan Republik Indonesia

Melalui program MSIB (Magang Studi Independen Bersertifikat) Kampus Merdeka yang diadakan oleh kemendikbud, Mahasiswa Kimia Universitas Pertamina yakni Virginia Angela (Kimia 2018) dan Zahra Raihana (Kimia 2018) berhasil menjadi salah satu bagian dari Sekolah Ekspor dibawah Kementrian Perdagangan Republik Indonesia. Program tersebut merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk meningkatkan ekspor-impor komoditi lokal di dunia internasional. 

Diadakannya program sekolah ekspor tersebut dilatar belakangi oleh fase pemulihan perdagangan nasional yang sempat terpuruk akibat covid-19. Program ini juga bertujuan untuk mencetak generasi millenial sebagai ekspotir baru di Indonesia. Dengan berbagai sumber daya alam dan potensi yang ada di Indonesia, Indonesia seharusnya bisa menjadi negara dengan tingkat ekspor impor terbaik di ASEAN bahkan di dunia internasional. 

Program tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai tata cara dan kebijakan politik ekspor impor yang ada di Indonesia. Mahasiswa juga mempelajari banyak hal mengenai komoditi Indonesia yang berpeluang untuk pelaksanaan ekspor, dan beberapa prosedur  on boarding yang ada di marketplace lokal maupun internasional. Pengajar di sekolah ekspor tersebut merupakan pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan ekspor impor yang ada di Indonesia, seperti Dirjen Bea-Cukai yang menyampaikan kuliah umum mengenai kepabeanan. Luaran dari program ini sendiri yaitu mahasiswa diharuskan memiliki satu start-up ekspor yang akan diperkenalkan di market place Singapura awal tahun mendatang. 

Dengan adanya program MSIB ini, Menteri pendidikan dan kebudayaan yakni Bapak Nadiem Anwar Makarim berharap mahasiswa yang ada di Indonesia dapat merdeka memilih program yang menunjang masa depannya.